ilham’s Life Journal

Icon

not another life journal

Alhamdulillah

Alhamdulilah, besok hari pertama part time ku.

Doakan semoga lancar-lancar aja ya hehehe….

Maklum, masi percobaan seminggu dulu nie..

Advertisements

Filed under: Daily journal, ,

mudik..mudik

insya Allah lebaran ini bisa sungkeman dan birrul walidain langsung dengan orang tua. Ya… Sudah satu tahun lebih tidak bertemu orang tua. Ya, beginilah derita mahasiswa berkuliah diluar pulau. Setelah mendapat tiket dari satu bulan yang lalu, hari keberangkatan semakin dekat. Barang-barang kepulangan sudah disiapkan. Tinggal membeli oleh-oleh titipan orang tua.

Kepulanganku kali ini sangat penting bagiku. Saatnye mempertebal azzam untuk bisa secepatnya lulus. Juga silaturahmi dengan teman-teman lama serta sanak family semuanya. Rencananya juga mau pulang kampung untuk melihat Aceh pasca tsunami.

Tahun depan aku berharap bisa KKN sehingga kemungkinan tidak bisa pulang. Karena itu, terpaksa tahun ini bolos kuliah cukup lama. kebetulan lebaran tahun ini tidak mepet dengan UTS yang biasa terjadi di 2 tahun pertama kuliahku.

Lagi, lagi ramadhan kali ini berkahnya luar biasa…

Filed under: Daily journal, ,

Surat Terbuka: Sepotong Cinta Untukmu Mahasiswa Baru

Dalam sebuah sajaknya, penyair Mohammad Iqbal mengisahkan bahwa ia pergi ke tepi pantai dan bertanya kepada ombak, “apa yang telah menimpamu sehingga kau sangat resah. Didadamu terdapat mutiara terpendam. Tapi ceritakan, apakah kau punya mutiara cinta yang telah membuatku resah?”

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh…

Semoga keselamatan, rahmat dan barokah dari Allah selalu dilimpahkan kepadamu wahai pemuda terpilih.

Tahukah kawan, kami selalu berharap-cemas tahun demi tahun. Seperti apakah nantinya wajah-wajah baru pengisi kawah candaradimuka universitas ini. Angkatan demi angkatan, selalu sesak dada kami, resah ibarat petak-petak sawah yang sepenuh doa kami berharap agar Allah memberikan hujan barang beberapa tetes kepada tanah tempat menumbuhkan padi. Sungguh, kami tidak rela bila tanah universitas ini akan kering dari hamba Allah, abdullah, yang diberikan oleh Sang Pemberi Hidayah. Kami sangat menginginkan agar selalu ada pemuda-pemudi yang hatinya penuh cinta kepada-Nya..

Ah, tapi kami selalu bersyukur, selalu saja ada orang-orang baik yang melalui jalan ini. kami yakin bahwa putra-putri Indonesia ini selalu mendambakan kasih sayang dari Tuhannya. Seperti kami juga yakin bahwa pemuda-pemudi tanah air ini merindukan sepenuhnya nikmat beriman dan beribadah sang penggenggam jiwa. Seperti yakinnya kami bahwa Allah akan memberikan rizki kepada setiap makhlukNya. Ibarat burung yang berangkat pagi dalam keadaan kosong perutnya, hingga petang hari tercukupi kebutuhannya.

Saudaraku, brother, sister, akhi, ukhti tahukah engkau bahwa kami sangat mencintaimu? Benar, kami mencintaimu. Tidakkah engkau mendengar sabda nabi kita tercinta, ”Tidak sempurna iman seseorang sebelum ia mencintai orang lain seperti ia mencintai dirinya sendiri.” Bagaimana kami tak mencintaimu, jika rasulullah sang tauladan saja selalu memikirkanmu, ”ummati…ummati…” rintih beliau.

Sepenuh cinta kami bukan hanya untuk memenuhi kewajiban dari selembar surat keputusan. Walau terkadang cinta memang perlu memaksakan, agar engkau tahu sebesar apa makna dibalik cinta itu.

Tapi saudaraku…rekamlah ini dalam fikiranmu, hatimu, nuranimu; bahwa kami ingin agar engkau menjadi kekasih Allah. Kita bisa menjadi ilmuwan, profesor, guru, dokter, perawat, politikus, ulama, presiden, entrepreneur, pengawas perkebunan, petani, programmer, teknisi, arsitek, penerjemah, diplomat,… tapi saudaraku…, rekamlah ini dalam fikiranmu, hatimu, nuranimu; bahwa kami juga ingin agar engkau menjadi kekasih Allah. Kita bisa tinggal di Jawa, Sumatra, Kalimatan, Sulawesi, Papua, New york, Mesir, Tokyo, antartika,… tapi saudaraku…, rekamlah ini dalam fikiranmu, hatimu, nuranimu; bahwa dimanapun engkau menetap, kami ingin agar engkau menjadi kekasih Allah.

Cinta memang memerlukan pengorbanan, kami sadari itu. Kami tak mengharap imbalan, apalagi hanya pujian. Niscaya akan ada banyak rintangan di jalan, bercampur riuh rendah suara sumbang meremehkan, atau bahkan olok-olok. Walau begitu, yakinlah bahwa kami akan menempuh jalan penuh onak duri itu untuk menemui dan menyampaikannya kepadamu. Cinta ya yang dititipkan Allah kepada seluruh makhluknya.

Pun jika engkau menolak cinta kami wahai saudaraku, tak pernah kami kecewa. Kami akan selalu mencintaimu, secara diam ataupun terang-terangan. Karena kami yakin, bahwa hidayah Allah akan ditebarkan kepada orang-orang terpilih, tak memandang dari latar belakang, asal, ataupun kelas sosial…

Wahai saudaraku, betapa kami ingin memanjatkan doa dalam sujud-sujud kami, ”ya Allah, sesungguhnya Engkau maha mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru di jalan-Mu, dan berjanji setia untuk membela syari’atmu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tak pernah redup, lapangkanlah dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma’rifat-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu.”

Wahai saudaraku yang sedang membaca surat ini, terimalah sepotong cinta dari kami, pemandu AAI*. Salam untukmu, mahasiswa baru.

Sumber: Buletin inspiratif FORSALAMM UGM, ditulis oleh Hanief Cahya Utama-ketua PKP Asistensi Agama Islam(AAI) UGM- dengan sedikit perubahan.

*pemandu AAI; orang yang memandu suatu kelompok kepemanduan AAI

***

Sejujurnya, aku menangis saat membacanya. Entah rasa haru, entah rasa yang tak tahu harus aku sebut apa… Yang jelas, untuk kakak-kakakku, senior-senior yang telah mengorbankan jiwa raganya untuk menyampaikan risalah ini kepada kami, generasi penerusnya….., terimakasih, terimakasih untuk sepotong cinta….jazaakumullah khoiron katsir ya ikhwah fillah….

Seperti saat aku membacanya, seperti itu pula aku menangis untuk sekedar menuliskannya kembali disini. Untuk adik-adikku….,’ sepenuh cinta kami bukan hanya untuk memenuhi kewajiban dari selembar surat keputusan. Walau terkadang cinta memang perlu memaksakan, agar engkau tahu sebesar apa makna dibalik cinta itu’… Dek, ini sepotong cinta dari kami…

Dan sesungguhnya, cinta ini tak hanya untuk mahasiswa baru, namun untuk siapapun! Tak hanya di kampus, di universitas, di perusahaan ternama ,di rumah sakit, di jalan raya, di pelosok desa,di sudut kota, dimanapun engkau berada, di universitas sesungguhnya, universitas kehidupan…., jika aku bisa, maka akan kusampaikan kepadamu. Bahwa inilah cinta dari kami….untukmu…., saudaraku…

Filed under: Daily journal,

8 kado istimewa

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat,dan tak perlu membeli ! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

1. KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.

2. MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang Lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar denganbaik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

3. D I A M

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai Untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

4. KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, ” Kau bebas berbuat semaumu.” Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

5. KEINDAHAN

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

6. TANGGAPAN POSITIF

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat,berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

7. KESEDIAAN MENGALAH Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai Menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado ” kesediaan mengalah” Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.

8. SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi

sumber: andhiena.multiply.com

Filed under: Daily journal,

Akhirnya…

Akhirnya Alhamadulillah diberi kesempatan jadi pemandu salah satu kelompok AAI. semoga bisa maksimal. Semoga Allah memberi ghidayahnya kepada kita semua.

Filed under: Daily journal,

Bertemu Kang Abik dan Sakti “ex Sheila on 7”

Ramadhan tahun ini (lagi-lagi) aku harus bersyukur kepada Allah SWT. Dan kemudian ke panitia SAKURA (semarak Ramadhan di MIPA). Salah satu rangkaian acara dari ramadhan di MIPA adalah Kajian akbar yang menghadirkan Habiburrahman El-Shirazy dan Sakti”ex So7″.

Sabtu 6 September lalu di auditorium FMIPA UGM,  diadakanlah kajian akbar dengan tema: “menggapai Cinta di bulan Ramadhan”. Kajian ini, dimulai dari pukul 09 pagi sampai zhuhur. Kedua pembicara bergantian memberikan materi mengenai cinta di Bulan Ramadhan.

Sakti memulai acara dengan menyampaikan materinya. Sakti menegaskan, cinta yang di raih di bulan ramadhan tentu saja adalah cinta kepada Allah. Sakti lebih banyak menceritakan kisah-kisah  para sahabat Nabi SAW untuk mengekspresikan cinta mereka kepada Allah SAW. Banyak kisah yang bisa menjadi ibrah untuk di petik. Dan yang paling berkesan adalah perkataan beliau, yang dikutip dari guru beliau: ” Seseorang akan dimatikan dalam amalan istiqomahnya”. Ngerti maksudnya kan? ” Ya Allah, jadikanlah aku, keluargaku, teman-temanku dan kaum muslimin seluruhnya mati dalam keadaan khusnul khotimah.

Tibalah giliran Kang Abik menyampaikan risalahnya. Kang Abik memulai tausiyah dengan menceritakan kisah gurunya dan orang-orang salih yang selalu menjaga qiyamul lail dan sholatnya. Mereka dicabut nyawanya ketika sedang sujud atau memimpin majelis dzikir.

Kang Abik juga mengisahkan tentang salah satu tabiin yang selama 40 tahun sholat tidak pernah melihat tengkuk orang lain (maksudnya selalu di shaf pertama atau menjadi imam). Juga kata-kata mutiara dari Imam Ahmad yang  tercatat dengan manisnya dalam sejarah: “Seorang muslim tidak akan beristirahat dan berhenti berjuang sebelum kedua kakinya menginjak pintu surga.”

Bicara tentang Imam Ahmad, akan menambah keimanan setiap muslim yang membaca biografi, keilmuan atau kata-kata beliau. Seperti saat semua ulama meninggalkan Baghdad karena saat itu baghdad dipimpin Pemimpin yang Zhalim dan pemikirannya sesat.

Semua ulama saat itu meninggalkan Baghdad kecuali beliau. Beliau pun disiksa, dipenjara, dan di isolir. Hingga murid beliau menangis dan  menyarankan beliau ikut meninggalkan Baghdad. Tapi, Imam Ahmad malah menjawab: “jika aku meninggalkan kota ini, siapa lagi yang akan memperingatkan orang-orang bodoh itu.”

Juga kisah kang Abik yang tidak kalah menarik adalah kisah Ibnu Umar radiyallahu anhu. Seorang sahabat nabi SAW yang berusaha 100% ittiba kepada beliau. Mulai dari cara berjalan Ibnu Umar yang di mirip-miripkan Nabi SAW, Atau meniru perjalanan haji Nabi SAW (ibnu Umar berhenti dimana nabi berhenti, ibnu umar buang hajat dimana Nabi SAW buang hajat).

Tibalah sesi tanya jawab. Salalh satu penanya yang bukan mahasiswa FMIPA UGM membacakan hadits:

Dari Anas r.a, dari Nabi saw., sabdanya:

“Ada tiga perkara, bila terdapat dalam diri seseorang maka dia akan merasakan bagaimana manisnya Iman: Mencintai Allah dan Rasul-Nya, melebihi daripada yang lain lain. Mencintai orang lain karena Allah semata mata. Benci menjadi kafir kembali setelah Allah melepaskannya dari kekafiran itu, sebagaimana bencinya akan dilemparkan ke neraka” (HR. Muslim)

Selain itu ketika pertanyaan menyangkut Ayat-ayat cinta, jawaban kang abik benar-benar off record dan tidak boleh dipublikasikan kepada selain oarang-orang di majelis tersebut.  Insya Allah saya ingin menjaga amanahnya.

Begitulah kira-kira rangkaian  kajian aknbar kang abik dan sakti.

Filed under: Daily journal, , , , ,

Berbuka dengan “sederhana”

Ramadhan kali ini berkahnya memang luar biasa. Salah satunya adalah kisah ini. tentu saja berkahnya terjadi padaku :D. Walaupun aku merasa agak rendah juga jika mendapatkan kesenangan dunia aku anggap berkah. Ceritanya hari jum’at, hari kelima puasa.

Setelah seharian muter-muter Jogja mempersiapkan bahan untuk dagangan roti maryamku (baca: PPM),  Kami memutuskan hari  jumat itu libur jualan karena bahan baku (roti maryamnya) sudah habis. Penjualannya memang luar biasa bagi kami. kami menduga akan habis dalam 5 hari, ternyata habis 3 hari. Subahanallah (lagi-lagi berkah ramadhan).hehe..:D

Akhirnya, kuliah Sistem informasi selesai. Aku bingung mau buka puasa dimana. Dari milan, aku dan mizan berbicara tentang berbuka di kos saja. Tapi di tengah jalan, Reza anak ilkom 2007 minta nebeng ke MU. Ya sudah, karena kami searah aku bareng dia ke MU. Aku masih bingung mau mampir ke MU atau tidak. Akhirnya di detik terakhir aku memutuskan mampir.

Di MU aku nongkrong di bem sebentar, hingga ibe dan Panji mengajakku berbuka di Nurul Islam. Nurul islam memang mesjid yang relatif jarang aku kunjungi, aku lebih sering berkunjung ke Nurul Ashri. Sehinggal aku sering salah sebut. Nurul Ashri sebenarnya tidak terlalu jauh dari kosku. Tapi memang lebih dekat ke kosnya Tya.

Setelah duduk, ternyata kami mengambil makanan sendiri-sendiri. Aku mengambil bungkusan yang terdekat dari tempatku. Ternyata Nasi padang SEDERHANA. warung padang di seberang yang sama sekali tidak sederhana hahaha. Aku menimbang-nimbang bakalan apa isiny. Aku bilang ke panji: “Ji, kalo isinya ikan buat lw aja.”. Panji hanya bilang:”ok ham, jangan ragu ngasi ke gw.”

Benar-benar merasa mendapat durian runtuh (enggak deng yang benar nasi sederhana haha) waktu azan berkumandang, bungkusan aku buka. Wah, ternyata nasi padang Sederhana dengan lauk Limpa! benar-benar rezeki dariMu ya Alah. Ramadhan ini sungguh penuh berkah bagiku. Aku membayangkan bila aku membeli sendiri, akan habis berpuluh-puluh ribu hanya untuk sebungkus nasi. hiks…akhirnya bisa juga merasakan nasi padang sederhana hehe…:D

PAnji hanya bilang: “Wah ham, ini bener-bener takjil terenak nih buat gw”. benar-benar berkah ramdahan kan?

Filed under: Daily journal, ,

Para Penjual Roti Maryam

Judulnya memang mirip salah satu sinetron yang menemani sekos kalo sahur. Sinetron ini uda sampai jilid 2 (pasti uda tau kan?). Ya, inilah kami yang sekarang sudah resmi menjadi Para penjual roti maryam (PPM). Sejak aku resmi pensiun dari keorganisasian.. daftar organisasi baru belum kesampean, maka jadilah aku mahasiswa sok banyak acara, sok banyak acara.

Mulai dari ikutan, Grand PKM, Gemastik 2008, roti maryam. Walaupun yang terlaksana cuma roti maryam. Tapi aku sudah lumayan progress dengan penjualan kami. Padahal baru tiga hari aku, ala, mizan, ragil, prasi, ruwi, dan tifta (?) mulai berjualan di UGM.

Dengan modal yang pas-pasan hasil patungan kami semua, sekarang kalo dihiutng-hitung modalnya uda balik. Hal ini setelah aku dan mizan melakukan audit (walaupun belum audit iso 9001 hehe). Rencananya kami akan pesan lebih banyak roti maryam dan tambahan rasa.

Saat ini, roti maryam kami terdiri dari rasa blueberry, strawbery, original, susu, madu, dan susu keju. Rencananya akan ditambah menu rasa kari. Kebayang gak rasanya? roti maryam ini nama lainnya juga roti cane, roti konde. tergantung dia ada di daerah mana 😀

Permintaan terhadap roti ini semakin lama terus meningkat. Sehingga mungkin kami akan membisniskan secara permanen roti ini. Rencananya mau dijual Sunday morning, walaupun masih bingung masalah perizinan. berikut report dari 3 hari penjualan:

Hari pertama

Aku sebagai ketua roti maryam merangkap seksi kebutuhan dapur, mizan dan ragil seksi publikasi, anung dan tifta bendahara, ruwi dan prasi seksi operasional. Hari pertama benar-benar kacau. Baru sampai ke lokasi jam 4 sore (uda telat sebenarnya), banner belum siap. Bahkan kertas pembungkus belum ada!

Akhirnya Roti maryam dihari pertama tidak jadi jualan, karena enggak bisa dibungkus. Untungnya ada teman-teman ilkom yang ngiler berat ngerasain rotinya (:D). Mereka bela-belain datang dan makan di warung kami. alhamdulillah terjual 8.:D

Hari kedua

Hari kedua personil uda lengkap. Dan dengan semangat 45 berjualan. Kami benar-bear uda siap hari ni. Pelanggan pertama aku yang layani. terjual 2 roti maryam. Hingga akhirnya hari ini total terjual 15 roti maryam. Namun, proses audit belum bisa dilakukan karena kesalahan sistem pencatatan

Hari Ketiga

harwi tersukses dalam sejarah penjualan kami. Bagaimana tidak? tercatat 25 roti maryam terjual. Dan pencatatan sukses. Sehingga uang penjualan 3 hari ini sukses diaudit. HAsilnya?wow! mencengangkan. Modal sudah kembali. Bahkan sudah meraih keuntungan. Jadi, tunggu kisah bisnis ini berikutnya yupz!

Filed under: Daily journal,

Dear Reader

Online  Free Image Share Hosting

"Do the Best let's Allah do the rest"
-Muhammad Ilham-

Ini hanya journal kehidupan saya. Saya menulis tentang hal yang menarik dan saya senang menulisnya.

Saya menulis tentang hal-hal yang saya yakini, atau sekedar yang sudah saya alami, TErkadang saya menulis yang saya ingin pelajari Saya suka berdiskusi, namun tidak menyukai perdebatan.

Mari wujudkan hidup yang damai, tentram di bawah naungan iman dan islam.

Lebih dan kurangnya terima kasih sudah berkunjung di journal sederhana ini. Untuk mengetahui saya lebih lanjut, silahkan lihat Profil saya

Atau:

Journal’s Page

Journal Category

Recent Journal read

Calendar

September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930