apatSatorare itu judul film serial Jepang. Adalah adik kos saya yang baru, Bagus namanya yang menyodori saya film itu. dia memberi sinopsis sedikit seperti ini.
Ham, ni ada film serial jepang. aku emang suka film jepang. judulnya satorare. tentang orang jenius yang isi hatinya bisa di dengar orang sekitarnya. katanya dia satu diantara 10 juta, tapi dia gak tahu dan dia gak boleh tau. Ceweknya lumayan ham, tapi uda tua. aku jawab: Kok tau? dia bilang: Aku uda search di internet orangnya.
Wah, menarik juga konsepnya. tentang orang yang kata hatinya bisa didengar. apa benar-benar ada orang yang seperti itu? gak tau juga deh? saya belum nonton sampe beres sih, tapi uda nonoton 7 dari 10 episodenya. begini kira-kira rangkumannya.
Jadi, satorare itu artinya transparan. Transparan karena apa yang dia gumamkan dalam hati bisa didengarkan orang-orang 12 meter disekelilingnya. jarak ini juga bisa nambah. tergantung suasana hatinya. Kalo di teriak didalam hati, jaraknya bisa lebih jauh lagi.
Orang-orang satorare ini adalah oran-orang jenius. kecerdasannya di atas rata-rata. Apalagi mereka 1 diantara 10 juta. makanya mereka oleh pemerintah jepang ditetapkan sebagai aset negara. Biasanya orang-orang satorare dipekerjakan sebagai ilmuwan-ilmuwan di research center.
Tokoh utama serial ini adalah seorang dokter. Namanya dokter Noriko Satomi. Dia hanya punya seorang ibu yang merawatnya, bapaknya tidak diceritakan. Selain itu, pemerintah jepang mengutus 2 orang sebagai penjaga sang satarore. tugasnya mengkondisikan orang-orang di sekotar satarore untuk maklum bahwa dia adalah satarore dan mereka tidak merespon apa kata hati sang satarore.. Mereka bertugas agar satorare bisa hidup normal di tengah masyarakat tanpa bekerja di research center yang minim berinteraksi dengan manusia. Diceritakan jika sang satarore tahu dia adalah satarore, maka dia akan sangat ingin mati, stress dan bunuh diri. Satomi bekerja di sebuah rumah sakit pemerintah sebagai dokter umum.
Sebenarnya Satomi adalah orang yang baik( apalagi kita bisa mendengar kata hatinya), tapi orang-orang disekitarnya kadang tidak bisa menerima keadaannya yang satorare. Seperti film serial jepang lainnya, film ini adalah tentang cinta. kebayang gak, kisah cinta yang seharusnya hanya ada di hati manusia menyebar dan diketahui khalayak ramai? misalnya ketika kita melihat seorang wanita yang menurut kita sangat cantik, tapi tentu saja si wanita tersebut sudah tau. Karena hal ini juga Dr. Satomi tidak boleh menangani penyakit-penyakit gawat seperti operasi karena dikhawatirkan si pasien akan langsung mengetahui jika dia punya penyakit gawat yang tidak bisa disembuhkan misalnya.
tapi, bagian yang paling saya suka dan paling menyentuh sampai saat ini (episode 7-red) adalah bagian ketika Ketua Badan Satorare Nasioanl yang bertugas memutuskan apakah si satorare itu pantas dipertahankan di kehidupan sehari-hari atau harus di research centre. seluruh dokter dan perawat di rumah sakit, yang sudah merasa tidak nyaman dengan adanya satorare di rumah sakit mereka mengadakan rapat rahasia tanpa sepengetahuan Dr. satomi. TUjuannya mereka mendesak badan satorare membawa satomi ke research center. caranya adalah mengadakan mogok kerja sampai satomi di bawa ke research center.
Ditengah-tengah rapat, satomi masuk. semua pihak rumah sakit jadi salah tingkah. mereka menjelaskan mereka ingin mogok kerja menuntut perbaikan gaji, tunjangan dll. Satomi, yang memang orang baik, ikut-ikutan menyetujui dan siap mogok kerja. tentu saja pihak rumah sakit kebingungan. Akhirnya mereka berkata bahwa satomi harus tetap bekerja karena ini kesempatannya membuktikan dia mampu menangani pasien-pasien. Dan hati Satomi tersentuh lagi. tidak mungkin dia meninggalkan pasien yang membutuhkan pertolongannya.
Saat menangani pasien itulah, para dokter dan suster mendengar ketulusan hati Dr. Satomi yang sangat menghargai dan meninggikan mereka. Dr. Satomi berusaha keras sekali membantu para pasien. dan mendoakan agar tujuan mogok kerja, yaitu agar diberikan kesejahteraan yang lebih bisa tercapai.
Ibunya Dr.Satomi, merasa ada yang aneh pada dirinya dan melihat keadaan anaknya di rumah sakit (biasa, naluri seorang ibu…). Dia menemukan bahwa teman-teman sekantor Dr. Satomi sedang mogok kerja menuntut anaknya dipindahkan ke research center. Ibunya hanya bisa menangis sedih. Beliau pun pergi meninggalkan rumah sakit dengan meninggalkan sekotak makanan bertuliskan:
Terima Kasih telah menerima Dr. Satomi selama ini. maaf telah merepotkan
Akhirnya para dokter dan perawat dirumah sakit itu menyadari telah melakukan kesalahan. Dan mengurungkan niat mereka mengirim Dr. Satomi ke research Center. mereka pun berhenti dari mogok kerja mereka.
Banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari film ini. Kadang saya mengkondisikan bagaimana jika saya berada dalam posisi Dr.Satomi. Saya manusia tanpa rahasia. Mungkin orang-orang semuanya akan menjauhi saya karena mereka tahu seberapa buruknya hati saya. hah… entahlah.
Yang pasti yakinlah, kita semua adalah satorare di hadapan Allah SWT.
Filed under: Daily journal , dr. Satomi, Saytorare





[...] maskam juga saya bertemu Bagus (sudah baca satorare?)yang kebetulan jadi dokumentasi disana. malamnya kami pun berbagi-mabgi melihat foto2 [...]
[...] tidak tidak berguna (unuseless invention) Jepang memang negeri yang unik. setelah film satorare yang saya kategorikan unik, kali ini tentang penemuan-penemuan unik. Penemuan ini unik karena [...]
Hola there…
Kalo gak salah namanya Kenichi Satomi deh… Noriko itu nama dokter yang lain..